Berita Luar Negeri

Jumat, 25 Juni 2010

Ni tadi waktu kuliah Multimedia, Bang Ojeck dapet ilmu baru. Ma Pak Yo (dsenQ), dkasih materi tentang EQ dan Soft Skill. Juga da bbrp slide yang memotivasi kita2 yang dah smester 8nan. Salah satunya da yang bercerita tentang metode pembelajaran yang ada. Kita dah tau n mrasakan gimana metode pembelajaran yang ada di Indonesia. Tapi apakah udah sesuai???
Nich pilar – pilar pendidikan menurut UNESCO, ya mungkin nich merupakan Framework tuk metode pembelajaran yang seharusnya

Pilar- pilarnya :


# Learn to Know
Belajar untuk Tahu, dalam step ini, kita di ajarkan untuk lebih tahu tentang apa yang kita pelajari. Lebih ke dalam hal pemberian materi. Tujuannya untuk membuat seseorang yang awalnya tidak tahu, menjadi tahu. Step ini yang umum dipakai dalam semua jenjang pendidikan.

# Learn to Do
Belajar tuk melakukan, dalam step ini kita lebih dtekankan untuk mempraktekkan apa yang udah kita plajari. Contohnya saat pelajaran olah raga, kita berlari, melompat, dll. Klo kul, ya praktikum.

# Learn to Be
Belajar untuk menjadi, seperti artinya, “menjadi”, misal saat kita belajar berenang, kita tak hanya tau teori tentang berenang, tak hanya bisa berenang, tapi menjadi seorang perenang. Dalam kata lain, kita ahli dalam bidang yang kita pelajari.

# Learn to Work Together
Tiap orang memiliki keahlian yang berbeda2, dengan bidangnya masing2. Dalam step ini, kita diajarkan bagaimana bekerja sama dengan orang lain yang memiliki karakteristik yang jauh berbeda dengan kita, dengan keahlian yang berbeda, watak beda, (istri juga beda tentunya, he3). Ya contohnya belajar kelompok gt lah.

Dan...
LONG LIVE TO LEARN....
Hidup Panjang untuk Belajar, maksudnya kita trus blajar spanjang hidup kita, sampek akhir hayat...

So... trus lah blajar...

Jangan pernah sombong dengan keahlian / ilmu yang kita miliki, kita cm d kasih ilmu yang sedikit. Misal pean2 Dokter, yang sangat membanggakan diri (ni dah sombong lo), bener pean mampu menyembuhkan banyak pasien. Temen2mu d kedokteran bilang.. “Kame hebat”, “Kamu Pinter”, dll

Tapi coba pean mengatur lalu lintas di jalan besar, simpang 5, n ramai kendaraan, pasti gag bisa ngatur. Seorang “Polisi Cepek”, yang kadang mereka gag lulus SD, or gag pernah skolah, pasti bisa mengatur lalu lintas jalan itu. Klo pean??? Seorang Dokter, yang bisa menyembuhkan banyak orang, ee... gag lebih pintar dari seseorang yang gag lulus SD. “Dasar Goblog...”

guruQ pernah menceritakan sebuah rumusan Matematika seperti ini....

Jika ada gelas isinya 100 ml, diisi air 50 ml. Kita bisa mengatakan gelas itu setengah berisi, juga bisa dkatakan setengah kosong (iya kan??), jadi...

Setengah Kosong = Setengah Berisi

Sama halnya dengan kpintaran kita,

Setengah Pinter = Setengah Goblok

Kalo “Setengah” di ruas kanan dan kiri kita coret, gag papa kan??? (pelajaran matematika), jadi hilang, n persamaan d atas menjadi

Setengah Pinter = Setengah Goblok
Pinter = Goblok

Memang tiap orang punya bidang masing2, pintar d satu bidang, tapi gobog d bidang yang laen. Makanya jangan pernah menyombongkan apa yang kamu miliki. Trus Belajar, n manfaatkan ilmu kita d jalan yang benar...

0 komentar:

Posting Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More